Sirna

2752088800.jpg

Dua pasak tunjang tempat AS berpaut tatkala duka, kini sedang berayun kencang dilanda tsunami.  AS rasa sungguh tidak berdaya kerana tidak mampu melakukan apa apa sedangkan tatkala AS kedukaan dua pasak itu itu yang menyokong AS berdiri tegak.  Namun tatkala pasak itu goyang, AS hanya mampu melihat. Tidak berdaya.

Aku lihat AS tak senang duduk.  Setiap saat rasa gusar.  Gusar akan ketidakupayaanya itu.  Dia tidak sanggup lihat Art dan Pendita tumbang.   Art dalam menunjuk gagah di hadapan menanggung siksa tikaman mata panah berbisa di antara tulang belikatnya.  Mencari Tok Guru untuk mencabutnya atau dia sebenarnya tak mau ianya dicabut.  Dalam ukiran senyum palsu dan sumbang di depan Art, hatinya meraung bagai orang gila melihat kekasih platoniknya menderita.  Dia hanya mampu menemani Art bila dipinta.  Temani kekasihnya itu.  Layani kehendaknya.

Selepas berita rundum Pendita sampai ke telinga AS,  hatinya terasa hancur luluh.  Retak tangkai jantung.  Aku lihat AS termenung bersedih.  Tak mampu berkata kata.  Walau berita datang dari utusan, tapi telah menyentuh hati kecilnya hingga menitiskan airmata.  Andai mampu ingin dia temani Pendita, duduk di sebelahnya dan menyediakan bahunya untuk ratapan Pendita dan dakapannya untuk mengubat derita Pendita.  Apa kan daya, itu semua tak tergapai olehnya.

Ku kerling padanya, dalam senyum pada jelata, AS menitiskan airmata di hati.  2 insan yang amat di kasihi sedang berperang dengan perasaan sendiri dan dia hanya mampu melihat dari jauh. 

Argh!  Rasa marah pada diri membuak!  Aku tak dapat melegakan perasaan AS sebagaimana AS tak mampu meredakan tsunami yang melanda Art dan Pendita.

Sabarlah AS.  Sabarlah Art.  Sabarlah Pendita. Sabarlah aku.

Moga sirna terang menanti di hujung sana.. 

~ oleh andong sari di Februari 29, 2008.

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: